Lelaki Sore

: di lengkung alisnya kutemukan pelangi

Jalanan macet di depan sebuah pasar
Parkir tak teratur
Suara peluit bersautan dengan klakson yang menjerit
Antrian panjang menjelang lebaran
Daging terbeli dengan berhutang

Matahari terik
Awan pun jauh
Angin seperti mimpi basah di siang bolong
Orang-orang miskin berangan-angan tentang hujan
Orang-orang kaya membeli mimpi mereka

Kulit legam timbul tenggelam di sela-sela barisan mobil
Berlari-lari mengejar yang berhenti
Menata mereka seperti menyusun kotak kardus
Malam takbiran menjelang
Jalan tak juga lengang saat dia pulang

Bola mata telah memerah saga
Keriput wajahnya seperti buku cerita
Anak gadisnya telah menunggu
Seulas senyum dibawanya ke rumah
Mengganti sekantong daging yang urung terbeli

Agustus, 2018

“On watch”
Acrylic on notebook paper
Alf Sukatmo. 2018

Advertisements

4 thoughts on “Lelaki Sore

    • Yeah, it’s interesting how the result became. But, unfortunately it cannot be apply to all of my drawing. I know i should have a moleskine sketchbook.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s