Lorong II

“Lorong II”
Alf Sukatmo. 2017

Suara-suara terbangun
         orang-orang menggambar harapan dengan langkah bergegas
         bayang-bayang tak rapuh walau terinjak

Selepas kesunyian
         kita dapat temukan apa saja di lorong ini
         beberapa mengintip sebuah etalase
         bukan untuk berkaca namun menebalkan khayal
         dan di tengah lorong dekat kerumunan
         aku mendengar suara penjaja yang penuh amarah
         geram menawarkan kapling-kapling surga
         hingga bagaimana cara mencaci maki
         sungguh, kita bisa dapati apa saja di sini
         bahkan kepingan bening dari hati
         bila saja mau teliti mencari

31 Desember, 2017

Advertisements

3 thoughts on “Lorong II

  1. As always, syairnya mengandung unsur sense visual dan audio yang benar-benar hidup. Very nicely done!

Comments are closed.