Semangkuk Sup

Satu sendok teh garam dari keringat yang menguap
Setengah sendok teh merica dari pedihnya mata yang terjaga
Sepuluh buah bawang merah
Potong tipis-tipis
Hati-hati bakal menangis kau dibuatnya
Remukkan tiga siung bawang putih
Dengan cara yang sama seperti kau remukkan hatiku
Rebus
Dalam sepanci air sampai mendidih
Masukkan duapuluh cabai bersama pedasnya kata-kata
Air susu dari sepasang payudaramu juga jangan terlupa
Aduk hingga rata di atas api
Boleh api amarah atau birahi

Setelah hampir matang
Campurkan saripati gambar tanpa garis dan warna
Kau bisa cari di meja tukang gambar itu
Bila kau sungguh mencari
Ya
Bila kau sungguh peduli
Di lantai lembab itu
Kau pun dapatkan
Katakata tanpa kemegahannya
Yang hanya nampak bila
Kau tak sibuk mengurusi perasaanmu sendiri

Kembali ke panci
Aduklah
Seperti kau mengaduk perasaanku
Aduk sampai mengental
Sekental mani yang sia-sia terbuang
Dan menjadi wangi seperti baumu
Bila nanti masakanmu telah matang
Sajikan dalam sebuah mangkuk
Bersama melodrama tentang perasaan yang tersia-sia
Tambahkan irisan perasaan lapuk dan hati membusuk yang bisa kau kerat dari daun pintuku


November 2014

Advertisements