Anjing Yang Mati

Subuhku terluka
Sebelum adzan dan gerimis
Suara melolong
Meminta ampun 
Menjerit ngeri
Seseorang bercerita padaku
Ludahnya menyembur berapi
Seekor anjing dipukuli
Maut terlalu dini mengucap selamat pagi

Subuhku gelisah
Sebelum adzan di sela gerimis
Di pertigaan yang resah
Dua kelok dari arah rumah
Dekat saja
Ada hati yang mati
Mata yang membuta
Telinga yang menuli
Mulut yang membisu

Subuhku berdarah
Diantara adzan saat gerimis
Iblis menari
Puluhan wajah bengis
Tangan-tangan mengayun
Hentakan kaki-kaki
Hyaakk....EEEEII!!
Sekali lagi
Berkali lagi

Subuhku berduka
Setelah adzan dan gerimis
Serapah serempak
Bak puluhan penabuh gendang
Gedebug bakbuk bakbuk!!
Suara lolongan itu tak ada lagi
Sesaat sebelum datang polisi
Seorang pencuri mati
Malaikat maut mengucap selamat pagi

 
05/09/2014


Posted from WordPress for Android

Advertisements

7 thoughts on “Anjing Yang Mati

Comments are closed.